Sabtu, 05 Juli 2014

Semut Pemotong Daun "Atta"


Semut pemotong daun sedang bekerja.

Ciri-ciri khusus semut pemotong daun, yang juga di-sebut "Atta", adalah kebiasaan mereka membawa potongan daun yang mereka potong di atas kepalanya. Semut ini bersembunyi di bawah daun, yang sangat besar dibandingkan ukuran tubuh mereka. Daun ini mereka tahan dengan dagu yang terkatup rapat.

Oleh karena itu, perjalanan pulang semut pekerja setelah bekerja seharian memberi pemandangan sangat menarik. Orang yang melihatnya akan merasa seolah lantai hutan menjadi hidup dan berjalan. Di hutan hujan, pekerjaan mereka mengambil sekitar 15 persen produksi daun. Alasan mereka membawa potongan daun tentu saja bukan untuk perlindungan dari matahari. Semut ini juga tidak memakan potongan daun. Lalu, bagaimana mereka memanfaatkan begitu banyak daun?

Ternyata Atta menggunakan daun untuk memproduksi jamur. Daun itu sendiri tidak dapat mereka makan karena di dalam tubuh mereka tak ada enzim yang dapat mencerna selulosa dalam daun. Semut pekerja menumpuk potongan daun setelah ia kunyah, dan ia sim-pan di ruang-ruang dalam sarang di bawah tanah. Di ruangan ini mereka menanam jamur di atas daun. Dengan ini, mereka memperoleh protein yang mereka butuhkan dari pucuk jamur.

Namun, jika Atta disingkirkan, kebun itu biasanya mulai rusak dan segera tersaingi jamur liar. Lalu, bagaimana Atta, yang membersihkan kebunnya hanya sebelum "penanaman", terlindung dari jamur liar? Cara menjaga kultur murni jamur tanpa harus selalu disiangi tampaknya bergantung pada air liur yang dimasukkan semut ke dalam kompos saat mereka mengunyah. Diduga air liur tersebut mengandung antibiotik yang menghambat pertumbuhan jamur yang tak diinginkan. Air liur juga mungkin mengandung zat pen-dukung pertumbuhan untuk jamur yang tepat. Yang harus direnungkan adalah: Bagaimana semut ini belajar membudidayakan jamur? Apakah mungkin, pada suatu hari seekor semut kebetulan mengambil daun dengan mulutnya dan mengunyahnya? Lalu secara kebetulan lagi ia menempatkan cairan yang kini mirip bubur ini di atas lapisan daun kering yang benar-benar secara kebetulan merupakan lahan yang cocok? Dan semut lain membawa potongan jamur dan menanamnya di situ? Dan akhirnya semut itu tahu di situ akan tumbuh sejenis makanan yang dapat mereka makan, sehingga mereka mulai membersihkan kebun, membuang bahan yang tak perlu, dan memanennya? Lalu mereka menyampaikan proses ini kepada seluruh koloni satu per satu? Selain itu, mengapa mereka membawa semua daun itu ke sarang meskipun tak dapat mereka makan?

Selanjutnya, bagaimana semut ini mampu menciptakan air liur yang mereka gunakan saat mengunyah daun untuk memproduksi jamur? Kalaupun misalnya mereka entah bagaimana dapat membentuk air liur ini, dengan informasi apa mereka dapat memproduksi antibiotik dalam air liur mereka yang mencegah terbentuknya jamur liar? Bukankah diperlukan pengetahuan ilmu kimia yang signifikan untuk bisa mencapai proses seperti itu? Andaipun mereka memiliki pengetahuan itu - yang mustahil terjadi - bagaimana mereka bisa menerapkannya dan membuat air liur mereka memiliki ciri-ciri zat antibiotik ini? 

Akibat simbiosis antara semut pemotong daun dan jamur, semut memperoleh protein yang mereka butuhkan untuk gizi dari tunas jamur yang mereka tanam di daun. Di atas terlihat kebun jamur yang dirawat semut.


  1. Di dalam sarang, pekerja yang lebih kecil memotong daun kecil-kecil.
  2. Kasta berikut mengunyah potongan ini menjadi pulp dan memupuknya dengan simpanan cairan feses yang kaya enzim.
  3. Semut-semut lain menyediakan pasta daun subur di atas lapisan daun kering di ruang baru.
  4. Kasta lain mengangkut potongan jamur dari ruang lama dan menanamnya dalam pasta daun. Potongan jamur dioleskan pada pasta daun seperti lapisan gula kue.
  5. Kasta kerdil berkerumun membersihkan dan menyiangi kebun, lalu memanen jamur untuk dimakan semut lain


Dalam gambar di bawah, seekor Atta, ditemani penjaganya yang berukuran kecil, membawa selembar daun Dalam gambar di atas, seekor Atta, ditemani penjaganya yang berukuran kecil, membawa selembar daun.

Metode Pertahanan Atta yang Menarik
:

Pekerja berukuran sedang dari koloni semut pemotong daun melewatkan hampir seluruh hari mereka membawa daun. Mereka jadi sulit membela diri selama kegiatan ini, karena mereka memegang daun dengan dagu yang biasa mereka gunakan untuk membela diri. Jadi, jika mereka tak mampu membela diri, siapa yang melindungi mereka?

Telah diamati bahwa semut-pekerja pemotong daun selalu berjalan ditemani pekerja yang berukuran lebih kecil. Pada mulanya ini diperkirakan hanya kebetulan. Lalu, alasan di balik hal ini diteliti dan temuan-nya, yang merupakan hasil analisis yang panjang, adalah contoh kerja sama yang menakjubkan.

Semut berukuran sedang, yang bertugas membawa daun, meng-gunakan sistem pertahanan yang menarik untuk melawan jenis lalat musuh. Lalat musuh ini memilih tempat khusus untuk bertelur pada kepala semut. Tempayak yang menetas dari telur ini akan memakan kepala semut, dan pada akhirnya memenggalnya. Tanpa asistennya yang kecil, semut pekerja tak berdaya melawan spesies lalat yang selalu siap menyerang ini. Dalam keadaan normal, semut mampu mengusir lalat yang mencoba mendarat di tubuh mereka dengan rahang setajam gunting. Namun, ia tak dapat melakukannya selagi membawa daun. Oleh karena itu, ia menaruh semut lain pada daun yang dibawanya untuk membelanya. Jika diserang, para penjaga kecil ini bertarung melawan musuh.
Jalan Raya Atta:

Jalan yang digunakan Atta, saat membawa pulang daun yang mereka potong, mirip jalan raya mini. Semut yang merayap perlahan di jalan ini mengumpulkan semua ranting, kerikil kecil, rumput, dan tumbuhan liar dan menyingkirkannya ke satu sisi. Dengan demikian, mereka membuat jalan bersih bagi mereka sendiri. Setelah lama bekerja secara intensif, jalan raya ini menjadi lurus dan mulus, seolah dibangun dengan alat khusus.

Selagi membawa daun yang mereka potong, Atta membersihkan jalan yang mereka gunakan dari segala macam potongan ranting, kerikil, dan sisa rumput. Jadi, mereka menyiapkan semacam "jalan raya" bagi diri mereka sendiri.

Koloni Atta terdiri atas pekerja sebesar butir pasir, prajurit yang beberapa kali lipat lebih besar, dan "pelari maraton" berukuran sedang. Pelari maraton ini berlari membawa potongan daun ke sarang. Semut-semut ini begitu rajin sehingga, jika diukur dengan ukuran manusia, setiap pekerja berlari dengan kecepatan satu mil per empat menit sepanjang 50 km, sambil memanggul 227 kg di bahunya.

Dalam sarang Atta, ada ruang-ruang sebesar kepalan tangan sedalam hingga 6 meter. Pekerja mini bisa memindahkan sekitar 40 ton tanah saat menggali sejumlah besar ruangan dalam sarang mereka yang besar.25 Pembangunan sarang selama beberapa tahun oleh semut ini memiliki tingkat kesulitan dan standar profesionalisme tinggi yang setara dengan pembangunan Tembok Besar Cina oleh manusia.

Inilah bukti bahwa Atta tidak bisa dipandang sebagai makhluk sederhana yang biasa. Semut, pekerja sangat keras, mampu merampungkan tugas rumit yang sulit dilakukan manusia. Sesungguhnya satu-satunya Pemilik kekuasaan yang bisa memberi mereka keterampilan seperti ini adalah Allah. Sungguh tidak logis jika kita mengatakan bahwa me-reka memperoleh semua keterampilan ini sendiri dan dengan kemauan sendiri.


Teknik Semut Atta Memotong Daun:




Saat semut memotong daun dengan mandibula (rahang), seluruh tubuhnya bergetar. Para ilmuwan mengamati bahwa getaran ini membuat daun diam, sehingga memudahkan pemotongan. Pada saat yang sama, bunyi ini dapat menarik perhatian para pekerja lain - semuanya betina - ke tempat tersebut untuk menyelesaikan memotong seluruh daun.26 Si semut menggosokkan dua organ kecil pada perut-nya untuk menghasilkan getaran ini, yang bisa didengar manusia sebagai bunyi yang sangat lirih. Getaran ini dikirim melalui tubuh hingga mencapai mandibula semut yang mirip arit. Dengan menggetarkan bokongnya secara cepat, semut ini memotong daun berbentuk sabit dengan menggetarkan mandibula, mirip dengan pisau listrik.

Teknik ini memudahkan pemotongan daun. Namun, di-ketahui bahwa getaran ini juga memiliki tujuan lain. Seekor semut yang memotong daun akan menarik semut lain ke tempat yang sama karena banyak tumbuhan lain di daerah tempat tinggal Atta beracun. Karena menguji setiap daun oleh masing-masing semut merupakan prosedur yang berisiko tinggi, mereka selalu pergi ke tempat di mana semut lain telah berhasil merampungkan tugas mereka. 

Sumber : http://www.danish56.blogspot.com/2010/12/mengenal-mahluk-mungil-nan-unik-semut.html

10 Fakta Menakjubkan Tentang Semut


Semut merupakan salah satu jenis serangga yang namanya dijadikan nama salah satu surah di Al Qur’an, yaitu surah An-Naml. Dinamakan An-Naml (semut) karena pada ayat 18 dan 19 surah ini berisikan tentang kisah seekor pemimpin semut yang menginstruksikan anak buahnya untuk segera masuk sarang karena nabi Sulaiman as dan tentaranya akan melewati tempat itu. Nabi Sulaiman as yang mempunyai mu’jizat bisa mengerti suara hewan kemudian merasa takjub atas kejadian tersebut dan mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat kepadanya.
“Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”. (QS. An Naml: 17-18)
Kembali lagi ke semut, semut yang dikenal memiliki solidaritas dan ukhuwah yang tinggi antar sesamanya merupakan salah satu spesies serangga tercanggih di muka bumi, hampir tidak ada serangga yang sekuat semut.
Menurut para ilmuwan, mereka telah bertahan selama 6 juta tahun karena mereka diberi karunia oleh Allah untuk mampu beradaptasi dengan baik dimana pun mereka tinggal.
Berikut ini merupakan sebagian kecil fakta-fakta menakjubkan dan unik dari semut yang perlu kita ketahui sebelum kita menginjak mereka yang sedang lewat di tanah maupun lantai rumah kita:
1. Semut Lebih Pintar Daripada yang Kalian Pikirkan
Binatang dengan otak paling besar proporsinya jika dibandingkan dengan keseluruhan tubuhnya adalah semut. Mereka dikenal sebagai salah satu spesies paling cerdas di antara serangga-serangga lainnya. Mereka memiliki sekitar 250.000 sel otak di kepalanya.

2. Semut Sangat Ahli di Bidang Pertanian

Kalian tahu gak, bahwasanya semut telah memulai bertani dan berkebun 50 juta tahun lebih awal sebelum manusia untuk meningkatkan jumlah makanan mereka. Para semut menggunakan teknik hortikultura yang sangat canggih untuk meningkatkan hasil panen mereka. Mereka mensekresikan zat kimia yang kaya antibiotik untuk menghambat pertumbuhan jamur. Sarang mereka juga dibangun dengan sistem yang sangat canggih untuk mengontrol temperatur dan kelembapan.
3. Semut Merupakan Ahli Strategi Perang

Antara spesies semut yang berbeda, bahkan yang sama sekali pun terkadang “bertarung” dan “berperang” satu sama lain, dan peperangan ini bisa berlanjut selama beberapa jam, hari bahkan minggu.
Salah satu pertempuran semut yang paling luas jangkauaanya adalah pertempuran sejenis Pavement Ant. Dan pertempuran paling besar adalah antara superkoloni semut Argentina yang menyebabkan jatuhnya jutaan korban semut yang tewas dalam sehari saja.
Beda lagi dengan semut Amazon, mereka adalah sejenis semut yang suka “memperbudak” semut lain untuk dijadikan pekerja. Mereka mendapatkan budak dari hasil invasi ke sarang semut lainnya. Sebelum menyerang mereka akan mengobservasi sarang lawan. Setelah dua hari, semut amazon pun langsung menyerang, dengan mudah mereka menaklukkan lawannya yang rata-rata telah panik dan tidak terorganisir sama sekali. Budak pun didapatkan. (Bagaimana cara menebus budak semut ya?)
4. Jumlah Semut Sangat Banyak Sekali
Jika dikalkulasikan, 10% dari keseluruhan hewan di dunia merupakan semut. Dan jika ditimbang, jumlah massa semua semut di bumi sama dengan jumlah massa semua manusia di bumi.
5. Semut Bisa Membentuk Superkoloni
Semut argentina merupakan jenis semut yang suka menyerang. Mereka membentuk superkoloni yang besar dan banyak sekali di Kalifornia, AS. Superkoloni tersebut memiliki jutaan sarang dengan jangkauan hampir ratusan mile (ratusan kilometer) dan kedalaman sarang 6 meter ke bawah. Semut dari sarang yang berbeda namun dalam satu koloni sangat jarang terlihat saling serang satu sama lain. Superkoloni terbesar terdapat di Kalifornia bagian selatan, dengan panjang 600 mile (sekitar 965 kilometer).
6. Umur Semut Hanya Beberapa Bulan Berbeda dengan Ratunya
Semut pekerja hanya mampu bertahan hidup selama 45-60 hari, bandingkan dengan sang ratu semut yang bisa hidup hingga berumur 20 tahun. Dan ketika sang ratu mati, koloni semut tersebut hanya bisa bertahan beberapa bulan.
 7. Semut Karnivora
Di Afrika dan Asia, ada spesies semut yang bisa membunuh dan memakan binatang lain yang lebih besar dengan cara “mengeroyokinya”. Semut itu dikenal dengan nama Driver Ant, Safari Ant dan Siafu. Jenis semut itu merupakan pemburu yang sangat kuat, dan mereka memanfaatkan jumlah mereka saat mengincar mangsa. Jadi pelajarannya, kekuatan kelompok itu penting lho.
 Driver ant pernah ditemukan membunuh bayi manusia dan kuda yang sedang diikat di kayu. Driver ant akan membunuh apapun yang berada di dekat sarang mereka, bahkan 100.000 ekor binatang mati dalam sehari karena koloni semut ganas ini. Semut ini juga suka berpindah-pindah untuk mencari mangsa, seperti serangga, laba-laba, kadal, ular, ayam dan binatang kecil lainnya. Terkadang memanjat pohon dan menyerang burung di sarangnya. Alhamdulillaah mereka hanya hidup di hutan bukan di kosan.
8. Semut yang Suka Beternak
Semut selain suka bertani, berburu dan berperang, mereka juga suka beternak. Dan yang mereka ternakkan bukanlah ayam, kambing apalagi sapi. Yang mereka ternakkan adalah Aphid, sejenis kumbang.
 Semut madu mendapatkan madu yang manis dar hasil sekresi aphid tsb. Semut akan melindungi dan memberi makanan kumbang. Mereka memilihkan tanaman yang cocok untuk Aphid tinggal dengan aman. Jika ada predator atau parasit datang, maka semut tsb akan memboyong aphid ke tempat lain. Mereka akan mempertahankan dan membela aphid. Sungguh bahagian hidup si Aphid.
 9. Perbudakan dalam Dunia Semut
 Slave-Maker ant merupakan jenis semut yang suka menggerebek sarang semut lain dan mencuri pupa mereka. Dan ketika pupa tersebut menetas, dan menjadi semut, semut tersebut kemudian dijadikan budak dalam koloni.
 10. Kasta dalam Dunia Semut
 Sang ratu semut berukuran lebih besar daripada pekerjanya. Mereka memiliki thorax dan abdomen yang lebih besar daripada pekerjanya. Setelah menemukan koloni baru, tugas sang ratu adalah untuk menghasilkan banyak semut pekerja, semut jantan dan ratu lainnya. Mereka bisa hidup selama 20 tahun dan bisa memproduksi ribuan telur dalam hidupnya. Semut jantan memiliki tubuh yang paling kecil dalam kasta semut. Tugas mereka hanya satu, yaitu membuahi sang ratu saat ritual perkawinan. Dan akan mati setelah beberapa hari.
 Semut pekerja memiliki tugas mencari makan, merawat bayi, membangun sarang dan menjaga koloni serta ratu. Semut tentara yang bercirikan memiliki kepala yang besar bertugas untuk menjaga sarang mereka dari serangan musuh.
 “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih ber-gantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau. Maka, peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali ‘Imran: 190-191)
Subhanallaah, mungkin kata itu yang terucap dari bibir kita setelah mengetahui fakta-fakta mengagumkan tersebut. Dari waktu ke waktu kita harus sering merenungi dan memikirkan ayat-ayat qauniyah yang disebar Allah di muka bumi dan penjuru langit, yang salah satunya adalah semut tersebut agar kita semakin yakin bahwa Allah-lah Yang Maha Kuasa untuk menciptakan dan memelihara mereka.

Sumber : http://kammdapase.wordpress.com/2012/06/05/10-fakta-menakjubkan-tentang-semut-yang-belum-anda-ketahui/#more-15

5 Jenis Semut Terunik di Dunia

Oleh: Eris Abdurahman
[UNIKNYA.COM]: Ada banyak jenis semut, seperti semut pekerja, semut jantan, dan ratu. Satu koloni dapat menyimpan dan menggunakan area yang luas untuk mendukung kegiatan mereka. Berikut daftar jenis semut paling unik di dunia:
1. Semut Honeypot Myrmecocystus
Semut spesies ini hidup di gurun Amerika Utara. Semut Myrmecocystus Honeypot ini menggunakan tubuh mereka sebagai tempat menyimpan cadangan air,sehingga tubuhnya terlihat bengkak.

Honeypot Myrmecocystus (Sumber:fitrisains.wordpress.com)


2. Semut Podomyrma
Larva semut Podomyrma ini berada di dekat wilayah Lycaenid di Australia Selatan. Larva semut ini membuang zat dari tubuhnya yang menarik bagi semut lainnya, yang gilirannya memberikan perlindungan dari hewat parasit.

Podomyrma (Sumber:Alexanderwild)


3. Semut Malagasy
Di antara keanehan semut Malagasy ini adalah adanya sifat dari spesies Mystrium, yakni sifat predator dalam darinya bagi penghuni hutan hujan.

Semut Malagasy (Sumber: flickr)


4. Semut Cecropia
Nama lain semut ini adalah Azteca Alfaroi, atau penjaga serius pohon mereka dari serangan penyusup. Mereka bekerja bersama-sama, mereka juga mengelilingi dan melumpuhkan lawan-lawan mereka dengan menjepitnya sampai lemas.
Semut Cecropia (Sumber: Alexanderwild)

5. Semut Thaumatomyrmex
Thaumatomyrmex adalah semut jarang yang bisa ditemui di hutan Neotropical, yang juga spesialis pemakan kaki seribu. Semut ini termasuk kelompok serangga Thaumatomyrmex, yakni salah satu golongan paling langka di dunia. (**)
Semut Thaumatomyrmex (sumber:myrmecos)
Sumber: Interestingworldfact, 2011

Sumber : http://uniknya.com/2011/05/5-jenis-semut-terunik-di-dunia/

Pulanglah dengan Gelar Terbaik


Mungkin, selama ini gelar yang melekat pada diri kita membuat kita menjadi sombong. Mungkin selama ini, jabatan yang kita miliki membuat kita merendahkan manusia yang lain, kita merasa menjadi orang yang paling mulia, selalu ingin dihormati, dan merasa bahwa orang lain tak “selevel” dengan kita, hanya karena gelar juga jabatan yang saat ini kita miliki. Tapi ingatlah, semua itu tiada berguna dihadapan Allah. Justru, orang-orang yang menyombongkan dirinya dihadapan manusia lain, akan Allah beri dia peringatan di yaumil’akhir dengan siksaan yang pedih.
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (Luqman : 18)
Lihatlah lagi ke dalam diri kita, jangan-jangan selama ini kita berjalan di atas bumi Allah, dengan menyombongkan diri. Berkacalah kembali pada jiwa kita, mungkin saja selama ini kita terlalu sering meremehkan orang lain hanya karena status pendidikan dan jabatan yang tak sama dengan kita. Tanyakan kembali pada hati kita, sudahkah hati ini merendah dihadapan-Nya ? ataukah, hati ini berdiri kokoh dengan penuh keangkuhan, hanya demi sebuah penghormatan ? Yang dengannya, kita merasa paling mulia ?
Ingatlah, orang yang mulia disisi Allah, bukanlah mereka yang bergelar Profesor, Doktor, Master, ataupun yang semacamnya. Tapi, orang yang paling mulia di sisi Allah, adalah orang yang bertaqwa kepada-Nya.
Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.  ( Al-Hujurat :13)
Gelar apapun yang kita miliki, kelak hanya akan menjadi kenangan. Semua itu tak bisa menyalamatkan kita dari kematian. Nanti hanya ada satu gelar yang melekat pada diri kita, yakni gelar “almarhum”, gelar terakhir yang akan dikenang oleh banyak orang. Karenanya, janganlah kita menyombongkan diri selama hidup di dunia ini. Gelar dan jabatan, pasti akan dimintai pertanggungjawabannya. Seharusnya, gelar yang telah kita dapatkan selama di dunia, bisa membuat kita lebih merendahkan hati, bisa lebih membuat kita mengerti bahwa yang menjadikan kita mampu untuk mendapatkan semua itu, tiada lain karena pertolongan Allah. Bukan malah merasa diri paling hebat sendiri, dan melupakan bahwa ada kekuatan lain yang membuat kita berhasil meraih semua itu, yakni kekuatan Allah.
Sungguh sangat di sayangkan, bila ada orang-orang yang memiliki gelar  tinggi, tapi malah menggunakan gelar tersebut untuk mere
ndahkan orang lain. Bahkan yang lebih memprihatinkan lagi, tak sedikit orang yang sekolah jauh ke luar negeri untuk mendapatkan gelar terbaik disana, malah setelah balik ke negeri asalnya, dia membawa pemikiran-pemikiran yang justru merusak generasi islam dimasa depan. Mereka belajar ke Amerika, kemudian kembali kesini untuk menyebarkan ajaran prularisme, liberalisme, dan menjauhkan generasi islam dari ajaran tauhid.
Mereka itulah orang-orang yang tak bersyukur kepada Allah. Mereka seakan lupa bahwa yang menciptakan mereka adalah Allah, Tuhan yang satu, yang tiada ada lain selain Allah saja. Orang-orang ini, mencampur-adukan ajaran islam dengan faham lain yang bertentangan dengan islam. Sekalipun orang-orang tersebut memiliki gelar yang tinggi. Sekalipun gelar yang didapati itu dari luar negeri. Selama apa yang ada dibalik tempurung otak mereka berisikan faham-faham sesat dan menyesatkan, maka tak ada kemuliaan yang mereka dapatkan. Dan kelak, gelar yang mereka dapatkan dari hasil kerja kerasnya selama di dunia, akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah Ta’ala.
Maka dari itu, siapapun kita, dengan gelar dan jabatan apapun yang kita miliki di dunia ini. Ingatlah, bahwa gelar dan jabatan itu kelak akan menjadi saksi yang dapat meringankan, atau justru memperberat siksaan kita di akhirat nanti.
Kita semua, akan kembali kepada-Nya, dengan atau tanpa gelar sekalipun. Kita akan berpulang keada-Nya, dengan atau tanpa jabatan sekalipun. Yang jelas, semua yang kita lakukan di dunia ini, pasti ada balasannya.
Semoga, kita yang hari ini masih diberikan umur panjang oleh Allah, dapat memanfaatkan sisa umur yang ada dengan sebaik mungkin. Dan semoga, kita dipulangkannya dengan gelar Khusnul Khatimah, serta dijauhkan dari gelar Su’ul Khatimah.
Aamiinn, aamiinn, Allahumma aamiinn…

Mustaqim Aziz
@mustaqimaziz2

Sumber : http://www.eramuslim.com

Selasa, 01 Juli 2014

21 Fakta Unik Dan Menarik Tentang Semut

Semut termasuk dalam ordo “Hymenoptera” dan memiliki hubungan kekerabatan dengan tawon.
Diyakini semut pertama kali muncul selama periode Cretaceous dan merupakan produk evolusi tawon yang berasal dari periode Jurassic.
Para ilmuwan memperkirakan semut telah hidup di bumi selama lebih dari 100 juta tahun.
Berikut adalah klasifikasi ilmiah semut:
Kingdom: Animalia
Phylum: Arthropoda
Class: Insecta
Order: Hymenoptera
Suborder: Apocrita
Superfamily: Vespoidea
Family: Formicidae
Semut bisa hidup hampir di semua daratan bumi. Semut hidup dalam koloni besar dengan pembagian tugas yang rapi antar anggota koloni.
Koloni beranggotakan dari beberapa ratus hingga jutaan ekor.


Koloni umumnya memiliki satu atau dua betina subur yang disebut “ratu”, beberapa pejantan subur yang disebut “drone”, dan sejumlah besar betina steril yang disebut “pekerja”.
Ratu dan semut jantan bertanggung jawab untuk reproduksi. Para semut pekerja juga dibagi lagi dalam beberapa kategori berdasarkan tugas yang mereka lakukan.
Beberapa tugas termasuk mengumpulkan makanan, membela koloni, serta merawat larva, telur dan pupa.
Berikut adalah informasi dan fakta menarik perihal semut.
1. Semut sebagian besar ditemukan di iklim panas.
2. Terdapat lebih dari 10.000 spesies semut di seluruh dunia.
3. Rentang hidup rata-rata seekor semut adalah 45 sampai 60 hari.
4. Semut memiliki kaki sangat kuat yang membantu untuk berjalan cepat.
5. Warna semut berkisar antara hitam, hijau, merah, coklat, kuning, biru, atau ungu.
6. Semut mampu mengangkat beban sekitar 20 kali berat tubuhnya sendiri.
7. Semut dewasa tidak dapat menelan makanan padat. Mereka bergantung pada jus (sari makanan) yang diperoleh dari potongan-potongan makanan padat.
8. Semut menggunakan antena sebagai peraba dan pembau.
9. Ukuran semut berkisar dari 2 sampai 7 mm. Carpenter ant merupakan pengecualian karena dapat meregang sampai 2 cm bahkan lebih.
10. Ada setidaknya satu ratu dalam setiap koloni semut.
11. Semut memiliki dua perut. Satu perut untuk menyimpan makanan bagi dirinya sendiri dan perut lainnya berguna untuk menyimpan makanan yang bisa dibagikan ke semut lain.
12. Semut memiliki otak terbesar di antara semua serangga. Dikatakan bahwa kekuatan pemrosesan dalam otak semut setara dengan komputer Macintosh II.
13. Beberapa jenis semut dapat tidur tujuh jam sehari.
14. Semut sebagian besar merupakan omnivora. Artinya, mereka merupakan pemakan segala mulai dari serangga lain, biji, minyak, dan remah roti.
15. Ratu semut memiliki sayap ketika lahir. Sayap ini kemudian tanggal saat ratu semut mulai membangun koloni.
16. Semut hitam dan semut kayu tidak memiliki sengat, namun mereka mampu menyemprotkan cairan asam formiat.
17. Semut pemotong daun tropis menggunakan rahang tajam yang mereka miliki untuk memotong daun dan membuatnya menjadi semacam bubur (pulp).
Pulp tersebut kemudian digunakan sebagai media bercocok tanam jamur yang menjadi makanan mereka.
18. Salah satu tugas semut pekerja adalah mengambil sampah dari sarang dan kemudian memasukkannya ke dalam tempat pembuangan sampah.
19. Ketika seekor semut pekerja menemukan sumber makanan, ia akan meninggalkan jejak aroma untuk menarik semut lain agar datang ke lokasi tersebut.
20. Semut Slave-Maker (Polyergus Rufescens) melakukan penyerangan ke sarang semut lain dan mencuri pupa mereka. Setelah menetas, semut hasil curian tersebut lantas dijadikan pekerja seperti layaknya budak.
21. Sekitar 700.000 anggota dapat ditemukan pada koloni semut tentara (Eciton Burchelli).

Sumber : http://www.amazine.co/17322/informasi-semut-21-fakta-unik-menarik-tentang-semut/